Postingan

K5 TYC 2022: Nama, Anggota, Filosofi dan Makna Kelompok

Gambar
KELOMPOK 5 TEKPEN YOUTH CAMP 2022 Prof. Dr. Yusufhadi Miarso, M.Sc. Anggota Kelompok 1. Akhmad Zikri 2. Fitriannor 3. M. Rizal 4. Muhammad Naufal Azmi 5. Muhammad Ryan Syaifana 6. Rofika Pradina Filosofi dan Makna Sebagian masyarakat Banjar memberikan nama kepada anak mereka yang lahir dengan nama-nama orang-orang shaleh di daerah tersebut. Seperti jika seorang anak dilahirkan pada bulan Shafar, maka anak tersebut diberikan nama Muhammad Arsyad. Jika lahir bulan Muharram, maka orang tuanya memberikan nama Muhammad Zaini. Jika lahir bulan Rajab lantas diberikan nama Akhmad Zuhdiannoor. Hal ini dilakukan dengan harapan agar anaknya kelak dapat menjadi sosok seperti orang-orang shaleh tersebut dan orang tua tidak perlu cemas karena nama tersebut sudah pasti artinya baik.    Berkaca pada fenomena tersebut, maka kami sepakat untuk memberikan kelompok ini nama sosok yang berpengaruh besar terhadap teknologi pendidikan di Indonesia, beliau adalah Prof. Dr. Yus...

Pemanfaatan E-Learning dan Pendidikan di Indonesia

Gambar
  Pemanfaatan E-Learning dan Pendidikan di Indonesia Oleh: M. Rizal (Mahasiswa S1 Teknologi Pendidikan Universitas Lambung Mangkurat) Coronavirus disease atau yang lebih akrab kita kenal dengan covid-19 telah banyak mengubah cara manusia untuk hidup di berbagai sektor kehidupan, salah satunya adalah pendidikan. Sejak ditemukannya kasus covid-19 pertama di Indonesia pada bulan Maret 2020 yang lalu, pemerintah melalui Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan bergerak cepat merespon situasi ini dengan mengeluarkan kebijakan penutupan sekolah dan menerapkan sistem pembelajaran jarak jauh. Hal ini tentunya membawa pengaruh yang luar biasa terhadap peserta didik dan guru di Indonesia yang selama ini kebanyakan menggunakan sistem pembelajaran konvensional dengan pendekatan metode ceramah di dalam kelas. Ditambah lagi dengan banyaknya guru yang belum menguasai teknologi untuk pembelajaran daring, hal ini diperkuat dengan hasil survei yang dilakukan oleh Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan y...

setelah ini mau kemana?

Gambar
  Ada pertanyaan yang menarik perhatian saya ketika dua tahun yang lalu. Setalah lulus dari bangku SMK. Pertanyaan sederhana yang dilontarkan oleh seorang perempuan yang bijaksana, ia bertanya "setelah ini mau kemana?" ucapnya. Sungguh, pertanyaan yang luar biasa, bisa dimaknai untuk kehidupan dunia, pula untuk kehidupan akhirat. Jadi, setelah ini mau kemana?   Kita memang tidak tau kemana kita nanti, hanya ada keinginan dan harapan akan tujuan yang ingin dicapai. Semua hanya bisa diusahakan hari ini dengan sebaik mungkin. Toh tugas kita hanya mempersiapkan masa yang akan datang, bukan menentukan hasilnya. Dalam konteks yang sederhana, sebenarnya kami sedang membicarakan ihwal pendidikan. Ya, setalah ini mau kemana, berarti pertanyaan-pertanyaan dasar yang bisa dijawab dengan jawaban semisal, lanjut kuliah, bekerja, menikah, atau memiliki untuk tidak melakukan apa-apa.   Saya punya keinginan yang sederhana sebelum nanti mendapatkan gelar S.Pd. Gelar yang mulia, se...

Komunikasi Politik, Dakwah Virtual dan Ihwal Pendidikan

Gambar
 

Hybrid Learning: Solusi Pembelajaran bagi Siswa SMK di Era Pandemi COVID-19

Gambar
 

Perayaan 3 Tahun Sapakawanan Project: Refleksi Perjalanan Panjang dan Kritik yang Tak Pernah Usang

Gambar
  Perayaan 3 Tahun Sapakawanan Project: Refleksi Perjalanan Panjang dan Kritik yang Tak Pernah Usang Oleh: M. Rizal (Partisan dan Simpatisan Sapakawanan Project) Sapakawanan Project adalah sebuah komunitas/kelompok/perkumpulan/production house/organisasi/perhimpunan/perserikatan dan apalah itu namanya. Memang mengherankan dan sedikit membingungkan ketika ada pertanyaan terkait apa itu sebenarnya Sapakawanan Project. Acap kali dengan ketidakjelasan organisasi ini menimbulkan siapa pun yang disodorkan pertanyaan semacam ini akan menjawab dengan jawaban yang beragam. Setidaknya itu hal yang penulis amati dalam beberapa diskusi film, baik dalam pemutaran alternatif maupun festival film.   Sungguh kalimat pembuka yang cukup kejam, mengatakan bahwa Sapakawanan Project ini sulit dideskripsikan. Sehingga banyak anggota atau yang merasa dirinya bagian dari Sapakawanan Project ini menggunakan terminologi-terminologi yang hanya mereka pahami sendiri. Tak ada yang jelas, meman...

Pemanfaatan E-Learning Sekolah dalam Upaya Transformasi Pendidikan di Indonesia pada Era Digital dan Pandemi COVID-19

Gambar
  Pemanfaatan E-Learning Sekolah dalam Upaya Transformasi Pendidikan di Indonesia pada Era Digital dan Pandemi COVID-19 Selamat malam, selamat datang di Tulisan Malam. Hari ini saya akan membagikan tulisan opini saya terkait pemanfaatan E-learning sekolah dalam upaya transformasi pendidikan di Indonesia pada era digital dan pandemi covid-19 yang saat ini sedang berlangsung. Tulisan ini baru saja menerima penghargaan juara 2 dalam lomba menulis opini yang diselenggarakan oleh LPM FatsOen IAIN Syekh Nurjati Cirebon. Tentunya masih banyak kekurangan dalam penulisan opini ini, sehingga penulis sangat mengharapkan partisipasi pembaca dalam memberikan saran dan kritikan yang membangun. Saya percaya bahwa semakin sering kita berlatih, maka semakin terampil pula keahlian kita. Dan kunci dari menulis adalah membaca. Jika ingin memulai menulis, maka mulailah untuk membaca.  Terimakasih sudah mampir di Tulisan Malam, selamat malam semuanya.